Langsung ke konten utama

Bangau Origami di Langit Asing

Lukisan bangau origami oleh Rieka Yusuf

Saya menaruh jiwa pada burung bangau ini.

Tak bernyawa. Demikianlah pencipta membuatnya menyadari dan memberi tongkat yang dipakai untuk melewati banyak batas.

Tali putih yang merayap pada tongkat adalah buah kehidupan si bangau origami. Tali putih ini terus merayap untuk membantunya melewati berbagai lapisan menuju tempat pemberhentian.

Di fase pertama, dilaluinya gedung-gedung bertingkat dan stratocumulus yang jaraknya tidak lebih 2 kilo dari permukaan tanah.  Sempat ia lalui langit-langit biru bersamaan kehadiran altocumulus. Ia juga pernah bertemu kendaraan besi melayang atau bahkan menembus cumulus yang lembab.

Atmosfir labil seringkali membuatnya bertemu cumulus yang bertransformasi menjadi cumolonimbus. Jika demikian, ia butuh banyak kekuatan untuk menghadapi petir dan hujan.

Hingga ia tiba pada langit yang tidak banyak dikenalinya, langit cantik sekaligus gelap. Awan di sana berbeda, ia sempat bingung, takut, tetapi juga takjub.

Di langit ini ia masih banyak menimbang. Sesekali menikmati bintang. Pergerakannya mulai melambat sebab energi telah terpakai untuk si cumolonimbus. Sembari beristirahat ia menyusun strategi.

Bangau origami ini mulai merenung. Pikirnya, di atas sana kegelapan bisa saja membahayakan atau malah membuat nyaman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Mimpi Semalam, Mengapa Bangun dalam Keadaan Menangis?

Ilustrasi menangis oleh Liza Summer: https://www.pexels.com/photo/sad-female-crying-and-looking-at-camera-6382719/ Saat tidur semalam, ada beberapa adegan yang terputar di kepala. Saya tidak mengingat persis alur dari mimpi ini, yang pasti berdasarkan 3 kategori mimpi yang pernah disampaikan oleh Om Hao ( Kisah Tanah Jawa ), ini adalah bunga tidur.  Ada adegan di mana motor dan saya sebagai pemilik dikurung dalam pagar bambu bercat hitam, seperti jeruji di ruang tahanan. Ada juga adegan saya berlarian di lapangan mengejar kelinci. Atau saya yang memandang seorang laki-laki dengan paras yang tidak terlihat jelas. Lalu tiba-tiba saya terbangun dalam keadaan menangis sesenggukan.  Sebenarnya ada banyak scene , tapi saya benar-benar kesulitan mengingatnya.  Di jam 2 pagi, saya menangis dan merasakan degup jantung yang tidak biasa. Saat itu saya yakin terhadap emosi yang sedang dirasakan, sebab satu kata ini langsung muncul di kepala ketika kesadaran sudah muncul 100%, yaitu k...

Review Novel Clair, the Death that Brings Us Closer

Identitas Buku Judul: Clair, The Death that Brings Us Closer Penulis: Ary Nilandari Bahasa: Indonesia Penerbit: Mahaka Publishing Tahun: 2019 ISBN: 978-602-5734-86-1 Tebal Halaman: 366 Halaman Harga: Rp83.000 Sebuah teka-teki harus dipecahkan Rhea Rafanda, si pemilik kemampuan clairtangency . Melalui kelebihan ini ia dapat membaca kenangan melalui sentuhan. Dengan nama kode Clair yang diberikan oleh Iptu Fang, tantenya, ia juga memiliki andil untuk membantu kepolisian memecahkan berbagai kasus buntu.  Setiap ojek -hidup atau mati- menyimpan memori tentang kejadian yang dialaminya. Getaran memori itu bisa sangat kuat kalau keterlibatannya juga kuat.Tangan kananku mampu menangkap getaran itu, lalu mengirimnya ke otak. Mata batinku pun terbuka dan melihat penampakan kejadian yang dialami si objek. - Clair a.k.a Rhea Takdir membawanya pada kasus kematian yang telah terjadi 3 bulan lalu. Akhir tahun menjadi hal yang menegangkan bagi siswi kelas 12 ini untuk mem...

de Ngokow, Permata Tersembunyi di Yogyakarta

  Suasana de Ngokow yang terletak di Pendopo nDalem Pujokusuman Pendopo nDalem Pujokusuman merupakan tempat bersejarah milik Sultan Hamengkubuwono VIII. Sebuah cagar budaya yang pernah menjadi markas gerilya bangsa Indonesia kini disulap menjadi tempat nyaman untuk bercerita. Ini adalah hal unik sebab modern dan tradisional menjadi konsep yang bersatu padu. Sebuah kesatuan seimbang yang jarang ditemui pada banyak kafe. de Ngokow Coffee Roastery and Tea Club adalah pelakunya. Yogyakarta dipilih menjadi cerita ke-8 dari usaha yang lahir sejak tahun 2012. Kini, de Ngokow telah memiliki 6 cabang di 4 kota besar Indonesia dan masing-masing 1 cabang di Belanda juga Belgia. Selayaknya bisnis food and beverage lainnya, sajian seperti kopi, teh, makanan berat, hingga makanan ringan pun tersedia. Seperti V60 Levitation yang menjadi salah satu menu andalan. Kopi hitam yang teknik pembuatannya dikembangkan lagi oleh barista de Ngokow ini bahkan telah menjuarai Festival Kopi Indonesia Champ...